Cara Mengelola Keuangan Bisnis yang Benar

Pastinya setiap orang yang sedang merintis sebuah bisnis menginginkan bisnisnya sukses bukan? Salah satu kunci sukses bisnis adalah pengelolaan keuangan yang tepat. Ya, bisa dimaklumi hampir semua aspek penting dalam bisnis tidak akan pernah lepas dari uang. Seringkali yang menjadi permasalahan dalam menjalankan bisnis yaitu tidak bisa mengelola keuangan dengan benar. Bahkan tak jarang yang mecampur uang pribadi dengan uang bisnis. Dengan cara yang seperti ini, terkadang tanpa disadari penghasilan habis untuk kebutuhan pribadi, sehingga keberlangsungan bisnis bisa terganggu.

Maka dari itu, untuk usaha sampingan kecil atau besar sangat penting untuk mengetahui cara pengelolaan keuangan, agar bisnis yang dijalankan bisa sukses. Nah, untuk selengkapnya mengenai cara pengelolaan uang, langsung simak ulasan berikut.

Mengelola Uang Usaha Berbeda dengan Uang Pribadi

Jika dibandingkan dengan cara mengelola keuangan pribadi, sangat berbeda dengan cara pengelolan uang usaha, pengelolaan keuangan bisnis bisa dilakukan dengan menyimpan seperangkat buku yang akurat dan menyeimbangkan rekening bisnis. Keuangan usaha yang tidak dikelola secara benar, kelancaran keuangan usaha bisa terkendala walaupun perusahaan berhasil memasarkan produk-produknya dengan sangat baik.

Pentingnya Pengelolaan Keuangan

Dalam sebuah peluang usaha, pengelolaan keuangan berperan penting. Hal ini perlu diterapkan dalam usaha yang berskala besar maupun usaha kecil menengah. Mungkin sebagian orang berpendapat bahwa kesuksesan sebuah usaha ditentukan dari banyaknya modal yang dimiliki. Jangan salah, suksesnya sebuah usaha ditentukan oleh ketepatan dalam manajemen keuangan.

6 Cara Mengelola Keuangan Usaha

  • Pisahkan Rekening Pribadi dengan Rekening Usaha

Hal ini memang sepele, namun sangat penting untuk Anda lakukan. Hal ini sudah banyak dirasakan dampaknya oleh pelaku usaha yang melanggar hal tersebut. Dengan pemisahan rekening, akan lebih memudahkan Anda dalam mengukur pertumbuhan bisnis atau keuntungan yang didapatkan.

  • Tentukan Persentase Pengelolaan Keuangan

Setelah Anda memisahkan uang pribadi dengan uang usaha, hal yang harus Anda lakukan yaitu menentukan besaran persentase keuangan yang akan digunakan untuk kebutuhan usaha. Hal ini penting untuk dilakukan agar bisa menentukan berapa persen uang yang dialokasikan untuk operasional usaha, uang untuk cadangan kas usaha, target laba yang ingin Anda capai dan berapa persen uang untuk pengembangan usaha.

  • Buat Pembukuan untuk Mengelola Keuangan

Ketika membuka usaha, kita membutuhkan catatan yang lengkap. Karena jika diingat-ingat saja tidak akan berjalan. Idealnya, ketika membuka usaha Anda harus mempunyai laporan keuangan seperti catatan laba dan neraca. Setidaknya Anda bisa membuat dulu laporan keluar masuk uang kas atau arus kas. Adanya pembukuan ini, bisa semakin mempermudah Anda dalam mengevaluasi perkembangan usaha.

  • Kontrol Arus Kas Usaha

Segala kewajiban yang harus dibayar perusahaan bisa terpenuhi, jika arus kas Anda lancar. Maka dari itu, sangat penting bagi Anda untuk selalu mengontrol arus kas usaha Anda dengan  cara memisahkan akunting dengan kasir. Meskipun Anda sudah percaya terhadap karyawan dibagian posisi kasir, anda masih perlu untuk berhati-hati ketika membuat laporan keuangan.

  • Kelola Uang dengan Mengurangi Resiko Hutang

Mengembangkan usaha dengan cara berhutang, memang diperbolehkan namun sebisa mungkin kurangi resiko dari hutang usaha Anda. Mengapa?  Karena tambahan beban cicilan utang hanya akan memperburuk keadaan usaha Anda. Maka dari itu, sebisa mungkin Anda harus bisa kurangi risiko hutang jika pemasukan yang didapatkan belum bisa memenuhi kebutuhan usaha yang sedang dijalankan.

  • Sisihkan Keuntungan untuk Pengembangan

Setiap pembisnis tentu saja berhak untuk menikmati keuntungan bisnis yang didapatkan. Namun perlu diingat ada batasan tersendiri. Bukan langsung menghabiskannya begitu saja, sangat disarankan untuk menyisihkan uang untuk keberlangsungan bisnis. Karena dalam menjalankan bisnis, terkadang membutuhkan modal secara tiba-tiba. Bagaimana nasib bisnis Anda jika tidak ada modal? Pastinya akan semakin sulit untuk berkembang. Yang ada, Anda bisa mengalami kerugian sehingga harus memulai dari nol lagi.

Itulah ulasan mengenai cara mengelola keuangan bisnis yang besar. Mengelola keuangan memang penting untuk usaha sampingan dan peluang usaha menjadi lebih bagus dan luas. Yang terpenting ketika menjalankan usaha yaitu jangan mencampurkan keuangan pribadi dengan keuangan bisnis.